ARUTERKINI.COM–Masyarakat Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, kini tidak lagi kesulitan membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Kolaborasi Bulog dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru telah menetapkan empat pilihan tempat resmi untuk mendapatkan beras tersebut.
Beras SHPH itu, dijual kepada masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp67.500 per kemasan.
“Ada empat mitra penyalur beras SPHP resmi yang telah terdaftar. Merekalah yang berhak menjual beras tersebut kepada masyarakat dengan harga Rp67.500,” terang Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Aru, Marwan Mardana, lewat rilisnya yang diterima media ini, Kamis (10/9/2026).
Penetapan mitra resmi ini, kata dia, menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan beras, sekaligus membantu masyarakat memperoleh pangan dengan harga yang sesuai ketentuan.
Mereka diantaranya, RPK Sumber Kasih dengan pemilik Meltina Selly, beralamat di Sipur Pantai. Kedua, RPK Anugrah dengan pemilik Suryanti, beralamat Kampung Baru. ketiga, RPK Hidup Sentosa, pemilik Andi Anggrek, beralamat depan Masjid Raya, Jalan Kapitan Malongi. Dan RPK Cahaya Bone, Pemilik Hj. Sanusi, beralamat di Jalan Kapitan Malongi.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru melalui Dinas Ketahanan Pangan juga telah melakukan sejumlah langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus membantu mengendalikan inflasi daerah.
Salah satunya melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah lokasi strategis di Kota Dobo. Kegiatan tersebut antara lain digelar di Tribun Lapangan Yos Sudarso Dobo, depan Aula Cendrawasih Dobo, serta area parkiran Pasar Jar Garia Dobo.
Marwan juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan beras SPHP agar membelinya melalui mitra resmi yang telah ditetapkan Bulog. Langkah tersebut penting agar masyarakat memperoleh beras dengan harga sesuai ketentuan dan terhindar dari penjualan oleh pihak yang tidak ditunjuk sebagai penyalur.
”Dengan tersedianya empat mitra resmi tersebut, masyarakat Dobo diharapkan lebih mudah mendapatkan beras SPHP tanpa harus mencari ke banyak tempat. Pemerintah daerah juga terus mendorong agar distribusi pangan berjalan lancar sehingga kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau,” pungkasnya.(*)
