ARUTERKINI.COM–Sebanyak 500 warga di Dobo, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, menerima bantuan sembako dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Penyaluran bantuan tersebut, berlangsung di depan kantor Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis (10/9/2026).
Turut hadir dalam pemberian bantuan sembako, yakni kepala dinas sosial, perwakilan anggota DPRD Aru, Camat pulau-pulau Aru, perwakilan dari Kemensos RI, serta para warga penerima bantuan sembako.
Sembako yang disalurkan diantaranya beras, telur, minyak goreng, terigu, gula, kaleng susu, mie instan dan juga pemberian bagi pedagan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain itu juga diberikan bantuan alat perikanan kepada warga seperti tali, jaring, pelampung, dan juga pemberian kursi roda kepada warga disabilitas.
Lodrik salah satu penerima bantuan mengatakan, pemberian bantuan sembako dan bantuan yang lainnnya, kami sangat membantu kebutuhan. Kami senang atas bantuan tersebut.
“Kami sangat senang. Kami ucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah kepada warga,” ujar Lodrik.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan.
Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Aru, Mohamad Djumpa, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang disalurkan Kemensos RI kepada warga kota Dobo.
Menurutnya, bantuan itu merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, sekaligus menunjukkan kehadiran negara dalam membantu meringankan beban warga.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI yang telah memberikan perhatian kepada warga di Kabupaten Kepulauan Aru,” ujar Djumpa.
Ia berharap, bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan memberikan manfaat bagi masyarakat penerima.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, lanjut dia, akan terus mendukung berbagai program pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penyaluran bantuan kepada 500 warga tersebut, juga diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat. (*)
