ARU, AruTerkini.com–Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, secara resmi menutup pelayanan kesehatan gratis Rumah Sakit Apung (RSA) Nusa Waluya II yang dilaksanakan oleh organisasi kemanusiaan DoctorSHARE di Desa Benjina, Kecamatan Aru Tengah, Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (2/3/2026).
Kehadiran Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II di Desa Benjina selama dua bulan terakhir sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal itu terlihat dari tingginya antusiasme warga yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis sejak kapal tersebut mulai beroperasi. Dalam sambutannya, Bupati Timotius Kaidel menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dedikasi tim medis dan kru RSA yang telah memberikan pelayanan kepada ribuan warga Aru.
“Selama dua bulan pelayanan kesehatan yang dilakukan tim medis Rumah Sakit Apung, telah banyak membantu masyarakat. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas pelayanan kepada 5.445 pasien yang dilayani dengan baik,” ujarnya. Ia juga menyampaikan penghargaan tinggi kepada seluruh tim kesehatan dan kru yang telah melayani masyarakat secara sukarela tanpa dipungut biaya.
“Terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim kesehatan dan kru Rumah Sakit Apung yang sudah melayani masyarakat Aru secara sukarela dan gratis,” tandasnya. Di kesempatan yang sama, Direktur RSA Nusa Waluya II, dr. Li Agustina Darmawan, mengungkapkan bahwa selama delapan minggu beroperasi di Desa Benjina, minat masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis sangat tinggi.
“Pada kesempatan ini izinkan saya menyampaikan laporan bahwa selama delapan minggu pelayanan di Desa Benjina, total penerima manfaat atau pasien yang kami layani sebanyak 5.445 kunjungan,” jelasnya. Usai menuntaskan pelayanan di Kabupaten Kepulauan Aru, RSA Nusa Waluya II dijadwalkan bertolak menuju Kabupaten Maluku Tenggara untuk melanjutkan misi kemanusiaan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
